Sekilas cerita gelar Master kesejahteraan Sosial UI (M.Kesos)

Sy mau sedikit share pengalaman yg akan sll sy ingat dan luar biasa dlm hidup. Tp inti dr semua ini hanya wanita kuat yg bisa melakukannya kl sy cerita detail ya… tp spt nya sy saring2 sih mengingat psikologis anak saya. Toh yg saya FOKUSKAN disini ttg Anak2 saya bukan org lain jadi Biarlah Allah yg tau detailnya toh mereka yg membencimu gak butuh penjelasan sekalipun kita benar dan yg tau pun udh ga perlu diceritain capek jg sih shayyy…

Oke… bermula dr pertama kali sy daftar S2 UI stlh proses panjang dan saat Rapimnas Golkar di Bali 2016 selesai saat itu pula ada pengumuman bahwa sy d terima menjadi mahasiswa Pascasarjana UI. Betapa bangganya saya dan bahagia.

July saya menikah dan september sy hamil setelah bbrp minggu masuk kuliah. Wah bukan hal yg mudah awalnya yaa bekerja, kuliah plus hamilnya itu lohhhh. Hamil pertama penyesuaian kondisi badan yg berubah, ya meriang, mual2, makan susah, pokonya serba serbi kehamilan deh.

Setiap apapun yg mau sy lakukan sy selalu tuh elus2 perut dan ajak ngobrol Tuan Putri dlm perut dan kebetulan sdh sy kasih nama sejak dalam kandungan. Salah satunya kalau ada kegiatan kuliah yg harus turun lapangan sy elus2 perut dan ajak ngobrol “Arsyila, Memo mau kelapangan dl ada tugas bla bla bla nanti dsana ada bla bla bla dan Memo harus bla bla bla… Arsyila baik2 ya cantiknya memo sayang. Arsyila temenin Memo yahhh”

Dan saat kegiatam sdh selesai smbl nyetir mobil elus2 perut lg tak lupa mengucapkan terima kasih atas pengertiannya. Pokonya membangun komunikasi sejak dlm kandungan.

Foto itu saat masuk semester kedua mau lahiran loh… seru bgt kan hamilnya bawa2 balon dan naik turun tangga 3 lantai. Seringkali tepar krn kelaparan tiba2 atau lemes krn tegang. Arsyila nendang2 lg UAS Otonomi Daerah entah knp pdhal semua matkul UAS dia sangat anteng hahahaha entahlah mungkin dia excited dg mata kuliah tsb.

Aku jg mau berterima kasih kpd seluruh sahabat2 Kesos ku krn mrk bnr2 mempermudah urusan2ku loh sejak awal masuk smp lulus. Terutama masa2 sulitnya saat perjuangan mengandung Arsyila.

Ya segala kursi lah disiapin buat kaki ku bs selonjoran saat ujian. MasyaAllah beruntung dan bahagianya saya memiliki mereka. I love u all.

Hampir setiap minggu sy masuk RS menjelang kelahiran Arsyila. Alhasil tuan putri nya Memo ini lahir lbh cepat dr perkiraan dokter.

Sampai suatu hari Arsyila lahir 2 minggu sebelum ujian usia kandungan 37 minggu dan seminggu sebelumnya saat 36 minggu Memonya d rawat untuk suntik paru2 nya Arsyila biar kuat. OMG betapa stress melanda kepala Memonya Arsy hahahahhaha… ya sdhlah jalanin aja.

Ya Allah stress itu hilang seketika melihat kecantikan matanya Tuan Putri yg tajam ini MasyaAllah.

Hari demi hari kuliah pun berlalu hingga akhirnya saat kejar tayang buat thesis 2018 ini eh malah Arsyila dikasih adek lagiii sama Allah. MasyaAllah luar biasa, akhirnya saat thesis dibantuin sama Baby A dalam perut dan Arsyila nemenin saat sidang2nya.

Terima kasih Memo panjatkan kepada Allah SWT ga pernah berhenti karena memberikan 2 malaikat dalam hidup ini laki2 dan perempuan yg insyaAllah selalu sempurna lahir dan batin. Terima Kasih ya Allah…. hari ini 1 Sept 2018 sy diwisuda sebagai S2 FISIP jurusan Kesejahteraan Sosial dan Otonomi Daerah UI….

Terima kasih kepada semua pihak yg telah mensupport saya selama ini dan mendampingi perjuangan saya.

“Ya Allah, berikanlah manfaat kepadaku atas apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, dan ajarkanlah kepadaku apa yang bermanfaat bagiku, serta tambahkanlah ilmu kepadaku.”

Semoga semua ilmu sapat diimplementasikan dan bermamfaat bagi keluarga, Nusa, Bangsa, dan Agama. Memajukan kampung halaman dan ibu pertiwi ini…

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik, dan amal yang diterima.”

Love and shining you always,
@tehtyastar || http://www.tehtyastar.com

#tyastar #MudaTapiBeda #MudaYangMajuBeda #universitasindonesia #magister

HUT Kabupaten Kuningan ke- 520 tahun

Kuningan kampung halamanku tercinta

Saya lahir di Kuningan dan sempat di besarkan hingga sampai usia 4 tahun disana oleh Nenek saya. Sering sekali sy ikut rapat krn beliau Ibu Camat yg sangat aktif. Sy jg sering diasuh oleh teman2 dari Om dan tante saya.

Kuningan sangat melekat dalam hatiku, pikiranku, jiwaku, saya berharap semua hal baik untuk tempat kelahiranku.

Semoga sekin Mandiri, Agamis, dan Sejahtera rakyatnya. Namun MAS ini harus ada ukurannya, apakah Mandiri berarti jumlah pengusaha minimal sekian persen, Agamis apakah masyarakat mengerjakan ibadah mereka dengan tepat waktu atau apa? Sejahtera apakah tingkat kemiskinan 0 sama sekali? Semua itu harus jelas dan terukur.

Sumber Daya Manusia harus ditingkatkan agar memiliki pemahaman penuh mengenai apa yg diyakininya apalgi yang bersentuhan dengan hal sehari2. Kesadaran politik harus dibangun agar masyarakat paham siapa, apa, bagaimana, kenapa nya dari sosok yang mereka pilih.

Tyastar,

Shining you always☆

#tyastar #hutkuningan520 #2018 #MudaTapiBeda #MudaYangMajuBeda #happilyeverafter