Al Furqon 61-71 (berfikir, bersyukur dan bertaubat)

25-61: Maha Berkat (Allah) yang menjadikan buruj (gugusan bintang) di langit, dan Dia (Allah) menjadikan padanya pelita dan bulan yang bercahaya.
25- 62: Dan Dia (Allah) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil peringatan atau orang yang ingin bersyukur.
25- 63: Dan hamba-hamba al-Rahman (Yang Maha Mengasihani) itu (ialah) orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati, dan apabila orang jahil menegur mereka, maka mereka mengucapkan kata-kata “salam”.
25- 64: Dan orang yang bermalam dengan bersujud dan berdiri kepada Rab (Tuhan) mereka.
25- 65: Dan orang yang berkata: “Rabbana (wahai Tuhan kami)! Jauhkanlah azab Jahanam daripada kami, sesungguhnya azabnya sangat mengerikan.”
25- 66: Sesungguhnya ia (Jahanam itu) seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.
25- 67: Dan orang yang apabila membelanjakan, mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) bakhil, melainkan di tengah-tengah antara yang demikian.
25- 68: Dan orang yang tidak mempertuhankan yang lain beserta Allah, dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah, kecuali dengan hak, dan tidak berzina. Dan sesiapa yang melakukan demikian itu, nescaya dia mendapat dosa.
25- 69: Akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat, dan dia akan kekal dalamnya, dalam keadaan terhina.
25- 70: Kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal salih; maka mereka itulah akan diganti oleh Allah kejahatannya dengan kebajikan. Dan Allah adalah al-Ghafur (Maha Pengampun), lagi al-Rahim (Maha Mengasihani).
25- 71: Dan sesiapa yang bertaubat dan beramal salih, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.

❤❤❤
Tu yankkkk jgn boros2 hehehe… itu aja udh d atur yakk 😆 #selfnote
Kalo dihina org senyum ajeee kitaaa malah ksh sapa yg baek2 yeeehhh… – with Dina, MalaNia, Fitri, Ratu, Sukma 💍💎, nouveau 🐝, Dee, Aznildha, and Indah

View on Path

💧Setetes madu jatuh di atas tanah💧 . .

🐜Datanglah seekor semut kecil, perlahan-lahan dicicipinya madu tersebut. . .

🐜Hmmm… manis. Lalu dia beranjak hendak pergi. .
.
. 🐜Namun rasa manis madu sudah terlanjur memikat hatinya. Dia pun kembali untuk mencicipi lagi, sedikit saja. Setelah itu barulah dia akan pergi. .
.
. 🐜Namun, ternyata dia merasa tidak puas hanya mencicipi madu dari pinggir tetesannya. .
.
. 🐜Dia pikir, kenapa tidak sekalian saja masuk dan menceburkan diri agar bisa menikmati manisnya, lagi dan lagi. .
.
. 🐜Maka masuklah sang semut, tepat di tengah tetesan madu. .
.
. 🐜Ternyata? Badan mungilnya malah tenggelam penuh madu, kakinya lengket dengan
tanah. .

. . 🐜Dan… Tentu saja tak bisa bergerak. .

. . 🐜Malangnya, dia terus seperti itu hingga akhir hayatnya. Mati dalam kubangan setetes madu. ..

. 🌀Demikianlah analogi sederhana tentang dunia dan pecinta dunia, sebagaimana diperumpamakan dalam sebuah pepatah Arab : .

. ✨”Hakikat apa-apa dari kenikmatan dunia melainkan bagai setetes besar dari madu.

💦Maka siapa yang hanya mencicipinya sedikit, ia akan selamat.

💦Namun siapa yang menceburkan diri ke dalamnya, ia akan binasa.” .
————————-
وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۖ وَلَلدَّار
ُ الْآخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? (Q.S. Al- An’am : 32)

Selamat beraktifias😊🙆😙

View on Path

usia 40 tahun memiliki banyak keistimewaan, salah satunya sebagaimana tercermin dari sabda Rasulullah saw :
“Seorang hamba muslim bila usianya mencapai empat puluh tahun, Allah akan meringankan hisabnya (perhitungan amalnya). (H.R. Ahmad)
Hadits ini menyebut usia 40 tahun paling awal, dimana isinya bermakna bahwa orang yang mencapai usia 40 tahun dan ia tetap memiliki komitmen terhadap penghambaan kepada Allah swt. sekaligus memiliki konsistensi terhadap Islam sebagai pilihan keberagamaannya, maka Allah swt. akan meringankan hisabnya. Perhitungan amalnya akan dimudahkan oleh Allah swt. Ini merupakan suatu keistimewaan tersendiri, karena dihisab, diteliti secara detail, diinterogasi secara berbelit-belit, merupakan suatu tahapan di akhirat yang sangat sulit, pahit, lama, dan mencekam tak ubahnya disiksa, betapa pun siksa yang sebenarnya belum dilaksanakan.

Orang yang usianya mencapai 40 tahun mendapatkan keistimewaan berupa hisabnya diringankan. Boleh jadi ini karena untuk mencapai usia 40 tahun dengan tingkat penghambaan dan keberagamaan yang konsisten tentulah membutuhkan proses perjuangan yang melelahkan.
❤❤❤❤❤❤❤
⭐ Kebersihan hatimu terpancar dari aura indah mu…
Tetaplah bersinar walau siang datang, tanpa perlu pengakuan oleh sang malam kau selalu bersinar.
💄👠 Nikmati semua perjalanan ini dg mempercayakan segalanya pd Allah SWT… penjaga hati kita… mintalah agar semua langkah mu sll dlm ridho NYA dan bukan sekedar inginmu.
📚 sekolah sabar adalah kehidupan krn selama kita hidup selama itu pula kesabaran kita diuji untuk terus naik level hingga tawadhu… tawakal… dan ikhlas…

Selamat ulang tahun Mbak Novi yg cantik jelita, pinter dan soleh …
Allah sll menuntun hatimu… tinggal bgm Mbak mempelajari clue yg Allah berikan…

20 November 2015 😘😙😚😋 – with nouveau 🐝 at JL. Puri Kencana ,Cipete Raya

View on Path