Aku, kamu, kita…. tdk saling memiliki. Kita milik Tuhan!

image

Dari mana pun asal mu,
Dimanapun dirimu,
Siapapun yg melahirkan mu dan dr manapun keluarga mu,
Siapapun istri/suamimu,
Semua hal itu tdk berpengaruh thdp apapun krn ttp semua yg seharusnya kita jalani ya sudah ada “kamus” nya. Tapi krn kamusnya itu kamus alam alias belajar dg hati kita maka tdk semua mampu memahaminya.

Mengapa org2 saling menghujat untuk merebutkan apa yg mereka pikir hak mereka, entah suami/istri, pacar, jabatan, kepemilikan padahal semuanya sdh tertulis dr Tuhan kita bahkan dr saat kita didalam kandungan.

Banyak org yg akhirnya lupa apa peran mrk sbg ibu, sbg ayah, sbg anak, sbg guru, sebagai pegawai negeri, pegawai swasta, atasan, dokter dll jika yg dibicarakan selalu melulu mengenai ttg “ini hak saya”. Percayalah, Tuhan adlh sutradara terbaik di dunia. Jika kita ikuti alur Tuhan, smua pasti indah dan lbh baik walau pasti terlihat sulit, terasa pahit, luka, dan segala buruknya. Tp itulah kemasan kado yg Tuhan berikan. Tak pernah tampak indah diluar tp dalamnya berlian paling indah d dunia.

Aku bukan milik siapa2, bahkan bukan milik org tuaku, tp aku pny kewajiban sbg anak melakukan tugas…. jd siapapun org tua ku, aku ttp melakukan kewajiban yg sama. Begitupun jg dg suami, istri,  profesi….

Setan yg membuat kacau semua. Mereka mempermainkan pikiran kita seolah dg logika smua menjadi jelas dan terjadilah keributan yg disebabkan oleh ego.
Org yg merasa dirinya direbut tidak lbh baik dr yg merebut…. Tuhan Maha Tahu… kadang manusia hanya melihat sekilas sekemampuan manusia bahwa yg merebut itu jahat tapi jika itu scenario Allah tak ada yg mampu menghalangi apapun. Kun fa yakun. Jabatan bisa saja direbut oleh org lain dan yg menduduki posisi berikutnya dicap jahat padahal belum tentu. Krn bs jadi ia malah gak tau apa2, krn ada org2 yg mempromosikan dia. Apapun itu…. baik yg masih pacaran, suami/istri, dll… kita tdk pernah sanggup bermain logika dg Tuhan.

Yang terpenting dlm hidup adlh jalani peran kita, dengan dasar bahagia dan cinta.
Jika kita tdk merasa bahagia maka itu bukan jalanmu,
Jika kita tdk merasakan cinta thdp apa yg kita lakukan maka itu pun bukan yg terbaik.
Dipaksa bisa saja, tp bukankah diri kita sendiri lbh berharga dr apapun didunia ini? Akankah kita membiarkan diri kita sakit2an sekalipun hanya batuk2 atau flu?
Perhatikan kode2 dr Tuhan, itulah tanda ketdk bahagian mu.

Jadi, aku… kamu… kita… adalah milik Tuhan Yang Maha Kuasa.

Terima kasih telah menginspirasiku & mengajarkan aku banyak hal.
Darling, you are d best thing in my life.
Only you can make me happy and feel love…

Tanpa kau sadari cinta membuatmu menangis juga tertawa…. cinta adalah sebuah anugerah, cinta tak bs diterka, mungkin kita mati tanpa cinta. Cinta bisa hidupkan jiwa… (Krispatih)

😙😘😚👦👧🔛💑➡💏

Posted from WordPress for Android

One thought on “Aku, kamu, kita…. tdk saling memiliki. Kita milik Tuhan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s